Selasa, 25 Januari 2011

Semua kumiliki karena DIA

Udah Januari 2011..
Nulis lagi ah.. Bingung mo nulis apa? Dan mau start dari mana.. too many things I have in my life. Let just follow my heart and finger goes...


Mau cerita apa yah... Sebenarnya banyak yang ada di lubuk hati yang belum keluar.. Semua impian, hasrat, kerinduan, harapan... semua melebur menjadi satu kesatuan yang komprehensif. Start from where I've been... keluarga dimana saya dilahirkan dan dibesarkan. Lalu ke my new family, keluarga yang saya bentuk, bangun, pelihara, dan besarkan saat ini. Lalu bisnis yg sedang kubesarkan. Sungguh semua itu adalah cerita hidupku. Bagian yang melekat dalam hidupku.


Ahh.. mungkin bisa start cerita dari sini...
Baru saja kami sekeluarga menikmati berkat yang Tuhan berikan.. sesuatu yang sudah sejak 1,5 tahun lalu kudambakan, sebuah mobil keluarga.. akhirnya karena anugerah Tuhan kami dapatkan juga mobil itu,... a Mitsubishi Grandis with Mivec 2,400cc machine. Thank God. It's elegant, comfortable, luxurious and fast.. I'm quite like fast, though. Why a family car? Gak pernah terpikir sebelumnya.. Semua datang secara cepat. May be because I have family, even though just still a little member, 1 wife (off course) and 1 little son. They're all my inspiration and motivation to live. Anyway, karena pemikiran bahwa 3-5 thn ke depan dmn kami mungkin akan memiliki anak lagi, so I decided to have a family car.


Sebelumnya saya memiliki BMW keluaran tahun 1995 (tua amat yakk). Gak pernah ngerasain nunggangin europe car, tiba2 pengen nyoba. Dan juga karena harga belinya murah (karena mobil second eropa rata2 harga belinya rendah, comparing with japan car). Setelah 1 thn memakainya, kuputuskan utk menjualnya kembali dan back to japan car, tapi aku mau dengan teknologi yang cukup canggih. 


Yang mau aku share disini adalah, ketika aku inginkan mobil Grandis itu di thn 2009, apa yang kulakukan tau gak..?? Aku cari foto2nya di google dan kudesain sedemikian rupa, aku bikin poster kecil dan kutempel di ruang kerja dan kamar tidur. Hampir tiap hari kuliatin poster itu (tapi gak dipelototin yah.. lagian masa pelotot-pelototan sama kertas? Bisa disangka belom minum obat dari RSJ a.k.a Rumah Sakit Jiwa). Mau tau feelingnya waktu pertama kali liat poster Grandisku? Awalnya seneng sih, soalnya keknya desainnya bagus banget (narsis.com neh).. tapi lama2 biasa aja sih feelingnya.  Nih posternya biar ga penasaran.. 


Poster motivasi Grandis


Singkat cerita Desember 2009 aku malah dapetnya BMW itu. Not bad sih... Wong uangnya cuman cukup utk BMW... Tapi biar begitu, saat itu saya baru ngerasain how confortable and great handling of europe car (walaupun tahunnya tua). Saya pernah lari 180km-an tapi di tikungan tetep stabil, jo.. Kalau bukan karena masalah maintenance nya yang setiap bbrp bulan pasti harus merogoh kocek, saya gak bakal jual BMW itu. ;) 
May be next time I would try Mercedes Benz :D

BMW 320i e36 black metalik th. 1995

Setelah saya mempunyai BMW as my operational car, poster Grandisnya saya cabut dong dari tembok dan saya buang ke sampah. Tapi dasar emang udah cinta sama itu mobil dan sudah masuk ke dalam hasrat yang terpendam, akhirnya setelah melalui pertimbangan demi pertimbangan yang cukup panjang (memilih antara kijang inova, honda freed, honda oddysey, dan grandis), akhirnya kuputuskan untuk membeli Grandis saja.. Grandis is my dreaming car. Istriku yang pada mulanya merasa mobil ini terlalu mewah dan besar, setelah mencoba driving, eh.. dia malah ketagihan.. hehehe.. what a pleasure if we love what we chose. 

Walaupun kocek terkuras cukup dalam, tapi kan hidup ini untuk dinikmati.. you deserve what you earn.. asal jangan keluar dari batas-batasnya yah.. you know what I mean. 

Nah, sekarang mana foto Grandis ku?? Blm sempet difoto.. hihihi.. next thread saya uplod deh..


Now what next?
Well... masih panjang napak tilas hidup ini... yang pasti saya ingin membesarkan bisnis production house dan membuatnya tersistem dengan baik dan ramping (lean company). Then the next step is making another company, an advertising agency (I believe I can because of God). I want to help people.. hmm.. may be it sounds too idealistic, because everybody may need help from other people. So I think my best attitude is... I want to contribute myself in developing my country in whatever talents that God has given to me. (caelahhh...)

Iya lah... talent ku kan di bidang komunikasi. Harus dipakai untuk memajukan bangsa dan org Indonesia. Tapi mesti banyak belajar lagi nih... Ilmunya masih kurang. I believe we are all the learner. Semua kita orang Indonesia yang mau maju harus tetap belajar. Belajar untuk berubah. Berubah menjadi lebih baik, lebih sehat, lebih maju, lebih kaya, lebih bijaksana, and all the more you want... 

Nah, sebelum I close this thread, ada hal penting yang perlu direnungkan. Penting untuk kita semua. Ini pertanyaan yang selalu menjadi perenungan dalam setiap nafas hidupku:


Kalo kita meninggal:
  1. apa yang ingin orang lain ingat tentang diri kita pada saat kita masih hidup? 
  2. apa yang ingin orang lain belajar dari hidup kita pada waktu kita masih hidup?


Sekian dan terima kasih.. 
jangan lupa minta cendolnya yahh.. 
emangnya kaskus.. hehehe 


God bless you